|
Konten Representasi (CORE)
|
|||
|
Pertimbangan
|
Ide Besar A
|
Ide Besar B
|
Ide Besar C
|
|
Darah
|
Alat peredaran
|
Skema mekanisme peredaran darah
|
|
|
Mengidentifikasi tujuan pembelajaran bagi siswa
dalam pelajaran ini.
|
Peserta didik dapat mengetahui :
-Fungsi darah
-Komponen darah
-Golongan darah
|
Mengetahui organ yang berperan pada sistem peredaran
darah
-sirkulasi darah meliputi organ jantung, pembuluh
darah, darah.
Mengetahui bagian jantung dan fungsinya.
|
Mengetahui siklus peredaran darah pada manusia
-peredaran darah terbuka
-peredaran darah tertutup
|
|
Mengapa penting bagi siswa untuk mengetahui konten
ini?
[Pengetahuan kurikulum]
|
Dengan mengetahui bagian struktur darah dan
fungsinya dapat membuktikan bahwa darah merupakan komponen utama dalam
penyusun tubuh manusia dan memiliki peran penting pada sistem sirkulasi.
|
Penting untuk mengetahui organ sistem peredaran darah manusia.
-dapat membedakan dengan sistem transporttasi pada
hewan.
-mengetahui kelainan yang dapat terjadi pada alat
peredaran darah.
|
-mengetahui adanya peredaran darah pulmonal dan
sistemik.
-mengetahui bagaimana siklus jantung dalam kerja
memompa darah
|
|
Mengidentifikasi potensi kesulitan siswa dan
keterbatasan yang terkait dengan mengajar ide ini.
[Pengetahuan siswa sebagai peserta didik]
|
pentingnya darah merupakan medium transpor dalam
sistem sirkulasi.
-berperan aktif dalam memerangi bibit penyakit.
-sel-sel darah dalam jumlah yang cukup besar dapat
diamati dengan mikroskop.
|
Kesulitan siswa dalam mengaitkan bagian alat
peredaran dengan fungsi serta hubungannya dalam proses peredaran darah pada
manusia diperlukan adanya contoh dari setiap fungsi organ yang berkaitan
dengan sistem peredaran darah.
|
Kendala siswa dalam mekanisme peredaran darah,
membedakan bagian saluran sirkulasi pada sistem peredaran darah terbuka atau
tertutup.
|
|
Mengidentifikasi pengetahuan siswa yang mempengaruhi
pengajaran ide ini.
[Pengetahuan siswa sebagai peserta didik]
|
Membuat hubungan antara konsep dan
siswa sebelum pengetahuan dan pengalaman hidup
-menampilkan gambar bagian dan fungsi darah.
-sel-sel darah
-pembuluh darah
|
Membuat hubungan antara konsep dan
siswa sebelum pengetahuan dan pengalaman hidup
-menampilkan gambar alat perderan darah serta fungsi
dan cara kerja
-meminta siswa menganalisis kelainan yang dapat
terjadi pada alat peredaran darah dan faktor penyebabnya.
|
Membuat hubungan antara konsep dan
siswa sebelum pengetahuan dan pengalaman hidup
-menampilkan video mekanisme peredaran darah pada
manusia
- Meminta
siswa untuk membuat skema sirkulasi darah
|
|
Strategi pengajaran dan representasi
diimplementasikan dan alasan tertentu untuk menggunakan strategi ini untuk
melibatkan para siswa dengan ide ini.
[Pengetahuan tentang strategi instruksional dan
representasi]
|
Menampilkan gambar dari komponen dan sel-sel darah
agar siswa lebih mudah memahami konsep sistem peredaran darah.
|
Menampilkan gambar dan video bagian alat peredaran
darah sehingga siswa dapat menganalisa proses sistem peredaran darah pada
manusia.
|
Menunjukkan gambar atau bagan skema mekanisme
peredaran darah manusia agar lebih mudah memahami konsep sirkulasi.
|
|
Mengidentifikasi cara memastikan bahwa konsep siswa
diajarkan.
[Pengetahuan tentang Penilaian]
|
Mempertanyakan siswa:
-meminta siswa menjelaskan
pentingnya darah dalam sistem sirkulasi.
|
Menilai akurasi penjelasan siswa:
-penjelasan siswa tentang alat
peredaran darah dan fungsinya
-penjelasan siswa tentang kelainan
yang dapat terjadi pada alat peredaran darah serta faktor lainnya
|
Menilai akurasi prediksi siswa untuk menentukan
pemahaman siswa:
-prediksi skema mekanisme
peredaran darah (peredaran darah terbuka & tertutup, siklus memompa darah
pada jantung)
|
Showing posts with label CORESMA. Show all posts
Showing posts with label CORESMA. Show all posts
CoRe (Core Representation) Sistem Peredaran Darah Manusia
CoRe (Core Representation) Sistem Pencernaan Makanan
|
Konten
Representasi (CORE)
|
|||
|
Pertimbangan
|
Ide Besar A
|
Ide Besar
B
|
Ide Besar
C
|
|
Fungsi makanan
|
Zat makanan yang diperlukan
tubuh
|
Sumber zat makanan
|
|
|
Mengidentifikasi tujuan pembelajaran bagi siswa
dalam pelajaran ini.
|
Siswa harus memahami pentingnya makanan bagi makhluk hidup
• sumber energi.
• penyusun komponen tubuh.
• sebagai pelindung tubuh terhadap lingkungan yang buruk.
|
Siswa harus memahami kandungan zat pada makanan:
• zat makanan makro (karbohidrat, lemak, protein, air)
•
zat makanan mikro (vitamin, mineral)
|
Siswa dapat
mengetahui sumber zat makanan yang diperlukan tubuh:
• terdapat pada sayuran dan
buah
• daging
• umbi-umbian
|
|
Mengapa penting bagi siswa untuk mengetahui konten
ini?
[Pengetahuan kurikulum]
|
Makanan sangat
penting untuk proses hidup dan kehidupan:
• menjaga kelangsungan hidup.
• menjaga kesehatan tubuh.
• meningkatkan ketahanan tubuh
|
Mengetahui jumlah zat
makanan yang dibutuhkan tubuh
• zat makanan makro yakni
dibutuhkan dalam jumlah yang banyak oleh tubuh
• zat makanan mikro yakni
dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit oleh tubuh
|
Penting untuk mengetahui
makanan apa saja yang harus dimakan
Kebutuhan gizi harus
seimbang
|
|
Mengidentifikasi potensi kesulitan siswa dan
keterbatasan yang terkait dengan mengajar ide ini.
[Pengetahuan siswa sebagai peserta didik]
|
Tidak dapat melihat secara
langsung bahwa makanan berfungsi sebagai komponen penyusun tubuh
|
Membutuhkan percobaan uji
zat makanan dan cukup memakan waktu jika ingin menguji bahan makanan satu
persatu
|
-
|
|
Mengidentifikasi pengetahuan siswa yang mempengaruhi
pengajaran ide ini.
[Pengetahuan siswa sebagai peserta didik]
|
• Mengaitkan hubungan antara konsep dengan
pengalaman siswa
|
• Membuat hubungan antara
konsep dan pengetahuan siswa sebelumnya:
Meminta siswa menyebutkan
fungsi dari zat makanan
|
• Membuat hubungan antara
konsep dan pengetahuan siswa sebelumnya:
• Meminta siswa untuk menyebutkan kandungan zat makanan berdasarkan gambarnya
|
|
Strategi pengajaran dan representasi diimplementasikan
dan alasan tertentu untuk menggunakan strategi ini untuk melibatkan para
siswa dengan ide ini.
[Pengetahuan tentang strategi instruksional dan
representasi]
|
Memberikan contoh dalam
kehidupan sehari-hari mengenai dampak kekurangan makanan.
|
Memberikan contoh dalam
kehidupan sehari-hari mengenai dampak kekurangan zat makanan tertentu.
|
• Memberikan gambar:
Menunjukkan contoh bahan
makanan.
|
|
Mengidentifikasi cara memastikan bahwa konsep siswa
diajarkan.
[Pengetahuan tentang Penilaian]
|
Mempertanyakan siswa:
• meminta siswa menjelaskan pentingnya membran
semipermeabel dalam kehidupan sel.
|
Menilai akurasi penjelasan siswa:
• Meminta siswa menyebutkan
fungsi zat makanan yang diperlukan tubuh melalui studi literatur.
|
Menilai akurasi prediksi siswa untuk menentukan
pemahaman siswa:
• Prediksi sumber bahan
makanan yang mengandung zat tertentu
• Prediksi manfaat zat
tertentu.
|
CoRe (Core Representation) SISTEM EKSKRESI
|
Konten
Representasi (CORE)
|
|||
|
Pertimbangan
|
Ide Besar A
|
Ide Besar
B
|
Ide Besar
C
|
|
Jaringan Penyusun Organ
Sistem Eksresi Pada Manusia.
|
sturuktur jaringan penyusun
organ pada hewan berbeda dengan manusia
|
Gangguan atau kelainan dapat
terjadi pada sistem ekskresi
|
|
|
Mengidentifikasi tujuan pembelajaran bagi siswa
dalam pelajaran ini.
|
Siswa harus memahami struktur jaringan penyusun organ pada sistem ekskresi manusia:
• struktur
jaringan organ ginjal.
• struktur jaringan organ
paru-paru
• struktur jaringan organ hati
• struktur jaringan organ
kulit
|
Siswa harus memahami struktur jaringan penyusun organ pada hewan:
• struktur jaringan organ pada
hewan invertebrata
• zat akan berdifusi dari struktur jaringan penyusun organ pada hewan vertebrata
|
Siswa harus memahami gangguan yang mungkin dapat terjadi pada sistem ekskresi:
• albuminuria adalah gangguan
sistem ekskresi yang terjadi di ginjal
• TBC merupakan gangguan atau
kelainan yang terjadi pada paru-paru
• Hepatitis adalah penyakit yang
menyerang organ hati
|
|
Mengapa penting bagi siswa untuk mengetahui konten
ini?
[Pengetahuan kurikulum]
|
Struktur jaringan penyusun organ pada sistem ekskresi sangat
penting untuk proses hidup dan kehidupan:
• Ginjal berfungsi membuang zat sisa-sisa metabolisme
berupa urine.
• Paru-paru mengeluarkan CO2
• Hati tempat pembentukan urea
|
Sistem ekresi pada hewan:
• tubulus malphigi alat
ekskresi pada serangga.
• ginjal merupakan alat
ekskresi yang terdapat hewan vertebrata
|
Pemahaman gangguan
pada sistem ekskresi:
• mendukung pemahaman siswa terhadap gangguan yang tejadi pada sistem ekskresi
• mendukung pemahaman hal apa yg harus dilakukan apaila terdapat kelainan pada sitem ekskresi.
• menjelaskan mengapa kelanan bisa terjadi pada manusia.
• persepsi gangguan
sistem ekskresi sebagai konsep menyeluruh biologi dalam kehidupan
|
|
Mengidentifikasi potensi kesulitan siswa dan
keterbatasan yang terkait dengan mengajar ide ini.
[Pengetahuan siswa sebagai peserta didik]
|
Konsep Ginjal:
• proses pembentukan urine
• pentingnya ginjal dalam memproduksi urine untuk tubuh kita
|
Konsep sistem
eksresi pada hewan:
• sistem eksresi pada hewan
berbeda pada sistem eksresi manus.
|
Kelainan sistem ekskresi:
• albuminuria terjadi jika
protein albuminditemuka pada urin.
• nefritis terjadi jika
terdapat kerusakan pada glomerolus ginjal
• TBC dapat merusak sistem
pernafasan
|
|
Mengidentifikasi pengetahuan siswa yang mempengaruhi
pengajaran ide ini.
[Pengetahuan siswa sebagai peserta didik]
|
• Pentingnya membuat hubungan antara pemahaman siswa
terhadap proses pembentukan urine .
|
• Membuat hubungan antara konsep dan siswa sebelum
pengetahuan dan pengalaman hidup:
|
• Gunakan eksperimen
terkait kandungan urine apakah terdapat kelainan atau tidak
|
|
Strategi pengajaran dan representasi
diimplementasikan dan alasan tertentu untuk menggunakan strategi ini untuk
melibatkan para siswa dengan ide ini.
[Pengetahuan tentang strategi instruksional dan
representasi]
|
• Tinjau gambar struktur jaringan penyusun organ sistem ekskresi yaitu ginjal
|
Sitem ekskresi hewan
• membuat perbandingan dengan
menyajikan gambar strukttur organ .
|
Uji urine
Siswa:
1. Siswa mengukur pH urine
2. bau amonia dari hasil
penguraian urea dalam urin
3. lakukan uji kandungan
klorida dalam urine
4. Gunakan pengamatan dan data
prediksi tes.
5. Menggambar model untuk menjelaskan
kelaianan
6. Siswa berbagi penjelasan dan
menerima umpan balik dari rekan-rekan dan guru.
|
|
Mengidentifikasi cara memastikan bahwa konsep siswa
diajarkan.
[Pengetahuan tentang Penilaian]
|
Mempertanyakan siswa:
• meminta siswa menjelaskan sistem pembentukan urine.
|
Menilai akurasi penjelasan mahasiswa:
• penjelasan siswa tentang perbedaan sistem ekskresi oada hewan.
|
Menilai akurasi prediksi siswa untuk menentukan
pemahaman siswa:
• prediksi gangguan
atau kelainan yang terjadi pada manusia dengan uji urine
• prediksi gangguan yang
terjadi dengan melihat kandungan dalam urine
|
Subscribe to:
Posts (Atom)


